Tools for Aircraft
Tools for Aircraft
Pelajarilah materi ini dengan baik, agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Seorang mekanik menjadi keharusan untuk dapat mengenal setiap alat / tools dalam melakukan perawatan.
Sumber buku: Aviation Mechanic Handbook
7.1 Alat Ukur dan Tata Letak (Measuring and Layout Tools)
Penggaris Baja (Steel Rule)
Untuk tingkat akurasi yang lebih tinggi, saat melakukan pengukuran dengan penggaris baja, jangan gunakan ujung dari penggaris tersebut. Sebaliknya, ukurlah jarak antara dua tanda garis yang berada di luar atau jauh dari ujung penggaris
Penggaris Pengait (Hook Rule)
Penggaris pengait adalah jenis penggaris baja khusus yang biasanya bersifat kaku dan memiliki pengait di salah satu ujungnya. Pengait ini sejajar secara akurat dengan ujung penggaris, yang berfungsi untuk mengukur dari bagian tepi suatu objek yang memiliki radius
Set Kombinasi (Combination Set)
Set kombinasi terdiri dari sebuah penggaris baja berukuran 12 inci dengan tiga kepala alat yang ditahan pada penggaris menggunakan klem.
Stock head (Kepala Standar): Mengubah penggaris menjadi alat penyiku untuk mengukur sudut 90° dan 45°.
Protractor head (Kepala Busur Derajat): Dapat diatur untuk mengukur sudut apa pun di antara penggaris dan bagian bawah kepala alat.
Center head (Kepala Pusat): Ketika kedua lengan dari kepala pusat ini ditahan pada objek yang melingkar, tepi penggaris akan melewati bagian tengah/pusat objek tersebut.
Jangka Bagi (Dividers)
Jangka bagi digunakan untuk memindahkan jarak dari penggaris baja ke lembaran logam yang sedang ditata atau digambar. Alat ini juga digunakan untuk membagi suatu garis menjadi beberapa bagian atau peningkatan yang sama panjang.
Kaliper Luar (Outside Calipers)
Pada kaliper luar, ujung-ujung kaki alat ini mengarah ke dalam agar bagian luar suatu objek dapat diukur. Atur kaki-kaki kaliper sehingga ujung-ujungnya memiliki jarak yang sama persis dengan lebar bagian luar objek, kemudian ukur jarak antara kedua ujung kaki tersebut menggunakan penggaris baja.
Kaliper Dalam (Inside Calipers)
Atur kaki-kaki kaliper dalam sehingga ujung-ujungnya pas secara tepat dengan bagian dalam objek yang diukur, kemudian ukur jarak antara kedua ujung kaki tersebut menggunakan penggaris baja.
Kaliper Hermafrodit (Hermaphrodite Calipers)
Kaliper hermafrodit digunakan untuk menggoreskan garis di sepanjang lembaran material pada jarak tertentu dari bagian tepinya.
Penggores (Scriber)
Penggores memiliki ujung yang sangat tajam seperti jarum yang digunakan untuk menandai garis-garis yang sangat halus pada permukaan logam yang akan dipotong. Garis goresan pada logam yang menerima beban tinggi (highly stressed metal) dapat menyebabkan pemusatan tegangan (stress risers) .
Jangka Sorong Vernier (Vernier Calipers)
Jangka sorong vernier digunakan untuk melakukan pengukuran bagian dalam dan luar secara cepat dan akurat pada rentang yang lebih besar dibandingkan dengan kaliper mikrometer. Setiap inci pada skala utama dibagi menjadi 10 peningkatan bernomor, di mana masing-masing mewakili 1/10 inci (0,1 inci). Satu inci pada skala vernier dibagi menjadi 25 peningkatan, dengan masing-masing peningkatan mewakili 1/25 inci atau 0,040 inci.
Cara Membaca Skala Vernier (How to Read the Vernier Scale)
Contoh Satuan Inci (Imperial): Angka "nol" pada skala vernier berada di luar tanda 3 inci pada skala utama (3,000). Angka tersebut juga telah melewati tanda 4/10 inci (0,400), dan melewati salah satu tanda 1/40 inci (0,025). Hanya satu tanda pada skala vernier yang sejajar dengan tanda pada skala utama, yaitu tanda "11". Tambahkan 0,011 ke jumlah total: $3,000 + 0,400 + 0,025 + 0,011 = 3,436$ inci [4].
Contoh Satuan Metrik: Angka "nol" pada skala vernier berada di luar tanda 41,5 mm pada skala utama . Hanya satu tanda pada skala vernier yang sejajar dengan salah satu tanda pada skala utama, yaitu tanda ".18" . Tambahkan 0,18 ke 41,5 untuk mendapatkan hasil pembacaan total sebesar 41,68 mm.
Kaliper Mikrometer (Micrometer Caliper)
Kaliper mikrometer tersedia sebagai kaliper dalam dan kaliper luar, dengan rentang ukuran mulai dari 0 hingga 1 inci, hingga kaliper khusus yang dapat mengukur hingga 60 inci. Kaliper mikrometer standar dapat dibaca hingga ketelitian 0,001 inci (seperseribu inci), sedangkan kaliper mikrometer vernier dapat dibaca hingga ketelitian 0,0001 inci (sepersepuluh ribu inci).
Indikator Dial (Dial Indicator)
Indikator dial digunakan untuk mengukur celah ujung (end-play) pada instalasi poros, kelonggaran roda gigi (gear backlash), beban awal roda gigi kerucut (bevel gear preload), serta keovalan atau penyimpangan putaran poros (shaft out-of-round or runout).
Pengukur Celah (Feeler Gages)
Feeler gages digunakan untuk mengukur celah (clearances) pada mekanisme katup (valve trains) dan titik pemutus (breaker points), kelonggaran roda gigi (gear backlash), celah ujung dan celah samping ring piston, serta kerataan objek ketika digunakan bersama dengan pelat permukaan presisi (precision surface plate).
Pengukur Lubang Kecil (Small-Hole Gages)
Lubang-lubang kecil hingga diameter sekitar 1/2 inci dapat diukur secara akurat menggunakan alat pengukur lubang kecil. Tempatkan pengukur lubang kecil tipe bola ke dalam lubang yang akan diukur, lalu putar ujung gagang yang bergerigi untuk memperluas ujung bola hingga pas secara tepat di dalam lubang. Lepaskan alat pengukur tersebut dan ukur diameternya menggunakan kaliper mikrometer vernier.
Pengukur Teleskopik (Telescoping Gages)
Pilih pengukur dengan rentang yang sesuai dan tempatkan di dalam lubang . Longgarkan ujung gagang yang bergerigi untuk melepaskan plunger baja yang dikeraskan pada kepala teleskopik. Hal ini memungkinkan pegas internal untuk mendorong plunger keluar menyentuh dinding lubang silinder. Pegang pengukur sedemikian rupa sehingga kepala berbentuk T (T-head) tegak lurus dengan dinding bagian dalam lubang, lalu kencangkan ujung gagangnya. Lepaskan alat pengukur tersebut dan ukur jarak antara kedua ujung plunger menggunakan kaliper mikrometer vernier.
Komentar
Posting Komentar