Bending and Forming Tools

Bending and Forming Tools

Sumber ini menyajikan panduan komprehensif mengenai berbagai peralatan mekanik yang digunakan untuk membentuk dan memotong material dalam perawatan pesawat terbang. Bagian awal menjelaskan alat pembentuk logam seperti rem tangan untuk tekukan lurus, slip roll untuk lengkungan, serta roda Inggris guna menghaluskan kurva majemuk. Selanjutnya, teks merinci beragam alat pemotong yang mencakup berbagai jenis gunting logam, gergaji mesin maupun tangan, serta pahat khusus untuk pengerjaan detail. Selain itu, terdapat klasifikasi berbagai bentuk kikir yang disesuaikan dengan kebutuhan penghalusan permukaan atau sudut tertentu pada kayu dan logam. Secara keseluruhan, materi ini berfungsi sebagai instruksi teknis untuk memilih dan mengoperasikan perkakas bengkel secara tepat guna mencapai hasil fabrikasi yang presisi.


Sumber buku: Aviation Mechanic Handbook


1. Alat Pembengkok dan Pembentuk (Bending and Forming Tools)

  • Cornice Brake: Alat bengkel berat yang digunakan untuk membuat tekukan lurus pada lembaran logam. Radius tekukan disesuaikan menggunakan radius block pada rahang atas alat.
  • Box Brake (Finger Brake): Mirip dengan cornice brake, tetapi rahang atasnya terdiri dari beberapa "jari" baja berat sehingga keempat sisi kotak dapat dilipat.
  • Press Brake: Digunakan untuk memproduksi komponen identik dalam jumlah besar dengan tingkat tekukan yang sama persis. Alat ini menekan material ke dalam female die menggunakan male die (punch) melalui tenaga dari flywheel atau tekanan hidrolik.
  • Slip Roll Former: Alat untuk membuat tekukan beradius besar pada lembaran logam. Logam dijepit di antara drive roller dan gripping roller, lalu ditarik melewati radius roller yang dapat diatur.
  • English Wheel: Alat untuk menghaluskan dan membentuk kurva majemuk (compound curves) pada lembaran paduan aluminium yang telah diregangkan sebelumnya. Logam digerakkan maju-mundur di antara roda atas dari besi tuang yang halus dan roda bawah cembung yang dapat disesuaikan.

2. Alat Pemotong (Cutting Tools)

Gunting Logam (Shears)

  • Throatless Shears: Memiliki dua pisau potong pendek yang bekerja seperti gunting. Pisau bawah terpasang tetap pada dudukan dan pisau atas dioperasikan dengan gagang panjang.
  • Squaring Shears: Gunting yang dioperasikan dengan pedal kaki (foot treadle) atau daya motor/flywheel untuk memotong lurus lembaran paduan aluminium (hingga ketebalan ~0,051 inci) dan baja lunak (22-gage atau lebih tipis). Dilengkapi dengan squaring fence dan klem penahan.
  • Scroll Shears: Digunakan untuk melubangi lembaran logam dan memotong kurva tidak teratur di bagian dalam lembaran tanpa memotong dari tepi luar.
  • Hand Shears / Tin Snips: Gunting tangan untuk memotong lembaran paduan aluminium hingga ketebalan sekitar 0,032 inci ke ukuran kasar.
  • Compound Shears (Aviation / Dutchman Shears): Gunting dengan pisau bergerigi pendek dan aksi penggandaan (compound action). Gagangnya memiliki kode warna: merah (memotong ke kiri), hijau (memotong ke kanan), dan kuning (memotong lurus).

Gergaji (Saws)

  • Band Saw (Gergaji Pita Contour): Dilengkapi meja kerja yang dapat dimiringkan, pengatur kecepatan variabel, serta unit pengelas (butt welder) dan penggerinda bawaan untuk memotong bagian dalam lembaran logam tanpa memotong dari tepi.
  • Hacksaw (Gergaji Besi): Menggunakan bilah sempit yang dapat diganti pada bingkai baja (panjang 10–12 inci dengan 14–32 gigi per inci). Tekanan diberikan pada langkah dorong maju.
  • Gergaji Kayu (Wood Saws):
    • Crosscut Saw: Gergaji tangan untuk memotong melintang serat kayu. Gigi diset berselang-seling untuk menghasilkan celah potong (kerf) yang lebih lebar dari bilah agar tidak terjepit.
    • Ripsaw: Memiliki gigi lebih sedikit yang berbentuk seperti pahat untuk memotong searah serat kayu.
    • Compass / Keyhole Saw: Gergaji kecil dengan bilah tipis menirus untuk masuk ke lubang bor dan memotong kurva atau lingkaran.
    • Backsaw: Memiliki gigi halus dengan penguat di bagian punggungnya untuk menghasilkan potongan halus melintang serat kayu, sering digunakan bersama miter box.

Pahat (Chisels)

  • Flat Chisel: Terbuat dari baja keras yang diasah dengan sudut potong 70° dan tepi potong cembung.
  • Cape Chisel: Memiliki tepi potong sempit yang digunakan untuk melepas kepala keling masif (solid rivet).
  • Diamond Point Chisel: Ditempa berbentuk persegi berujung tajam untuk memotong alur V dan sudut tajam pada alur persegi.
  • Round Nose Chisel: Memiliki tepi potong melingkar untuk memotong radius di dasar alur.

Kikir (Files & Rasps)

  • Flat File: Berpenampang persegi panjang, menirus pada lebar dan ketebalannya.
  • Hand File: Berpenampang persegi panjang dengan sisi sejajar dan memiliki satu tepi aman (safe edge tanpa gigi) untuk meratakan permukaan.
  • Half-Round File: Memiliki sisi datar dan sisi melengkung untuk mengikir bagian dalam kurva beradius besar.
  • Triangular / Three-Square File: Berpenampang segitiga untuk mengikir sudut dalam yang lancip dan memperbaiki ulir yang rusak.
  • Round File (Rattail File): Berpenampang melingkar dan menirus untuk mengikir bagian dalam lubang melingkar.
  • Knife File: Berpenampang seperti bilah pisau untuk pekerjaan bersudut lancip.
  • Vixen File: Memiliki gigi melengkung untuk mengikis logam lunak dalam jumlah besar.
  • Wood Rasp: Memiliki barisan gigi berbentuk pahat titik bulat untuk mengikis kayu dalam jumlah besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Vernier Caliper / Jangka Sorong Tingkat Ketelitian 0.05 mm

CARA MENGGUNAKAN, MEMBACA DAN MENGHITUNG OUTSIDE MIKROMETER 0,05 MM

CONTOH SOAL VERNIER CALIPER (JANGKA SORONG) 0,05 mm